Oleh: Kabar21 - Selasa, Mei 10, 2016


Kabar21 - Disanksi dengan tertinggi, yakni Rp 50 juta, Pusamania Borneo FC (PBFC) melawan. Manajemen PBFC pun mempertimbangkan keikut sertaannya di kompetisi Indonesian Soccer Championship, setelah menganggap ada kejanggalan terhadap keputusan Komisi Displin menjatuhkan sanksi itu.
Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin, merilisnay secara resmi melalui situs klub.

PBFC Melawan Disanksi Rp50 Juta, Ancam Mundur dari TSC

Sidang Komdis ISC hari Minggu (8/5), memang menyatakan Nabil melanggar Pasal 47, 48, dan 53 Kode Disiplin ISC. Nabil dianggap bersalah menghasut kebencian, provokasi terhadap publik dan ancaman terhadap perangkat pertandingan pada laga melawan Bali United, Minggu (1/5) lalu.
Atas pelanggaran itu, Komdis mendenda kesebelasan yang dijuluki Pesut Etam itu Rp50 juta.

Seperti dilansir cnn indonesia.com, Nabil menyebut sanksi tersebut mengejutkan, terutama karena dirinya tidak dipanggil terlebih dahulu untuk memberikan penjelasan.
"Saya fair, kalau saya salah ya salah. Tapi kalau saya dipaksa untuk disalah-salahkan ya saya tidak terima dong," kata Nabil masih dalam situs Pusamania FC.

Menurut dia, pihaknya akan melakukan evaluasi setelah melakoni laga selanjutnya melawan Persiba Balikpapan di Stadion Segiri, Samarinda, pada Jumat (13/4) mendatang.
Jika masih menemukan kejanggalan, maka PBFC bisa memutuskan tidak berangkat untuk melakoni partai pekan keempat melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan.

Nabil juga berpendapat penyelenggara kompetisi seharusnya lebih mengerti "situasi dan juga semangat untuk memperbaiki bersama-sama". Ia kemudian mengingatkan bahwa PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS) sebagai pengelola belum melaksanakan kewajiban mereka untuk menyalurkan subsidi klub.

"Ini agak lucu, subsidi klub aja belum sampai ke kami, padahal janjinya akan segera disalurkan. Tapi di satu sisi, mereka sudah main denda-denda saja," kata Nabil.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Joko Driyono (CEO PT GTS), kami mungkin berat untuk lanjutkan ikut TSC kalau kondisinya begini."

Baca Juga:

Posting Komentar

 

Komentar Terbaru