Madrid - Atletico Madrid meraih kemenangan besar di pekan ke-31 La Liga. Los Colchoneros menggasak Real Betis dengan skor 5-1 di kandan...

Atletico Lumat Betis 5-1
Atletico Lumat Betis 5-1
Diposting oleh
Unknown
Menjamu Betis di Estadio Vicente Calderon, Sabtu (2/4/2016), Atletico menang berkat gol-gol Fernando Torres, Antoine Griezmann (dua gol), Juanfran, dan Thomas Partey. Betis cuma bisa membalas sekali melalui gol Ruben Castro.
Dengan kemenangan ini, Atletico masih menempati posisi kedua di klasemen sementara dengan 70 poin dari 31 laga. Mereka berjarak enam poin dari Barcelona yang berada di urutan pertama. Betis duduk di posisi ke-14 dengan 34 poin.
Atletico membuka skor pada menit ke-37 lewat Torres. Torres berhasil mengejar umpan terobosan dari Koke dan dengan cerdik menaklukkan kiper Antonio Adan dengan mencungkil bola.
Griezmann menggandakan keunggulan Atletico lima menit kemudian. Gol ini sebenarnya berbau keberuntungan. Griezmann mengirimkan umpan kepada Koke dan Adan berupaya mengadangnya. Akan tetapi, Koke dan Adan sama-sama tak bisa menjangkau bola. Si kulit bundar malah masuk ke dalam gawang.
Pada menit ke-66, Atletico mengubah skor menjadi 3-0. Angel Correa mengirimkan umpan diagonal yang bisa dijangkau Juanfran. Juanfran tak menyia-nyiakan kesempatan dan tembakan kerasnya dari jarak dekat menjebol gawang Betis.
Betis memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-79. Kesalahan kiper Atletico, Jan Oblak, dalam menangkap bola dimanfaatkan oleh Ruben Castro. Castro yang menguasai si kulit bundar sukses mengirimnya ke dalam gawang Atletico.
Namun, dua menit kemudian, Atletico kembali menjauh. Mereka memimpin 4-1 lewat gol kedua Griezmann. Gol ini adalah hasil kerja keras Correa, yang menusuk ke kotak penalti dan kemudian mengoper bola ke Griezmann. Griezmann tak menyia-nyiakan kesempatan emas yang didapatnya dan tembakannya berbuah gol.
Di masa injury time, Atletico memantapkan kemenangannya melalui gol Partey. Partey menuntaskan umpan silang Griezmann menjadi gol.
Susunan Pemain
Atletico Madrid: Oblak; Juanfran, Lucas, Nacho, Filipe; Koke, Gabi, Saul (Partey 69'), Augusto (Kranevitter 78'); Griezmann, Torres (Correa 63')
Real Betis: Adan; Molinero, Pezzella, Westermann, Montoya; N'Diaye, Ceballos; Musonda (Xavi Torres 71'), Fabian (Kadir 46'), Cejudo (Damiao 59'); R. Castro

El Clásico: Dari Hadiah untuk Cruyff Hingga Beban untuk Zidane
El Clásico: Dari Hadiah untuk Cruyff Hingga Beban untuk Zidane
La Liga Spanyol bakal menyajikan pertandingan sengit pekan ini. Kali ini, Camp Nou akan menjadi saksi pertandingan penuh gengsi antara ...
Diposting oleh
Unknown
Seperti biasanya, bumbu-bumbu penyedap El Clasico yang kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir juga bakal terjadi di pertandingan ini. Di kubu tuan rumah momen meninggalnya legenda Barcelona, Johan Cruyff, akan menjadi penyemangat untuk mendapatkan poin penuh. Sementara bagi Real Madrid, pertandingan ini akan menjadi El Clasico pertama bagi pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.
Meninggalnya Johan Cruyff tentu akan menjadi motivasi tersendiri untuk Blaugrana. Momen 500 gol yang bisa dibuat Lionel Messi di laga ini seakan terlupakan jika melihat apa yang akan dipersembahkan Barcelona untuk orang yang pernah menukangi Ajax Amsterdam tersebut. Luis Enrique dan anak asuhannya bahkan berjanji akan menyajikan kemenangan untuk mendiang Cruyff.
“Mungkin Johan Cruyff akan senang jika melihat kami tidak hanya memberikan penghormatan baginya. Tapi juga kemenangan, karena kami bermain bagus dan memainkan permainan dengan cantik,” ujar Luis Enrique kepada Irish Examiner.
“Dia (Cruyff) mengajarkan kepada kita melalui ideologinya, bahwa sepakbola tidak hanya sekadar pertunjukan di atas lapangan. Tapi juga memenangkan pertandingan dengan suatu gaya bermain yang apik,” imbuhnya.
Kapten Barcelona, Andres Iniesta, juga mengatakan bahwa momen meninggalnya Cruyff akan membuat dia dan rekan-rekannya semakin termotivasi untuk mendapatkan kemenangan, “meninggalnya Johan (Cruyff) memberikan kami motivasi ekstra untuk berusaha dan memenangkan pertandingan ini.”
Beberapa hari terakhir, Barcelona bahkan telah melansir desain tribun Camp Nou yang akan digunakan sebagai penghormatan untuk Cruyff. Belum lagi 90.000 kertas yang dibagikan kepada penonton untuk membentuk tulisan “Gracies Johan” (Terima kasih Johan). Belum lagi kostum pemain Barcelona yang dibubuhi tulisan “Gracies Johan”, yang akan menggantikan perisai juara dunia yang kerap dipasang di sisi tengah kostum Blaugrana.
Penghormatan untuk Cruyff juga bakal diberikan oleh tujuh eks presiden Barcelona, antara lain Agustí Montal, Raimon Carrasco, Josep Lluís Núñez, Joan Gaspart, Enric Reyna, Joan Laporta, Sandro Rosell dan presiden saat ini, Josep Maria Bartomeu. Seperti dilansir situs resmi Barcelona, delapan presiden beda generasi tersebut akan hadir dalam pertandingan ini untuk memberikan penghormatan kepada Cruyff.
Dari kubu Real Madrid, laga ini akan menjadi debut pertama Zinedine Zidane sebagai pelatih dalam menjalani El Clasico. Meski ia memiliki beberapa kali pengalaman bertanding sebagai pemain Real Madrid dalam menghadapi Barcelona, namun ketegangan yang dirasakannya sebagai pelatih kini tentu berbeda. Belum lagi kekalahan 0-4 di pertemuan pertama yang dialami oleh Real Madrid, tentu akan membuat Zidane memiliki beban yang cukup berat di laga ini.
“Saya tahu mengenai beban berat yang ada di klub ini karena saya pernah bermain di klub ini,” ujar entrenador asal Prancis tersebut. “Salah satu beban berat yang harus dihadapi ketika berada di klub ini salah satunya adalah El Clasico.”
“Yang terpenting dalam pertandingan melawan Barcelona adalah kemenangan. Meski saya kini berada di lapangan sebagai pelatih, tapi inti dari pertandingan ini menurut saya adalah kemenangan. Saya bahkan menganggap laga ini lebih penting ketimbang Wolfsburg,” ujar Zidane kepada India Today.
“Kami harus bermain dengan baik dan menekan sejak awal. Jika kami menang di laga ini tentu beban kami untuk menghadapi Liga Champions jadi semakin mudah,” tambahnya.
Pengalaman Zidane kala bermain di El Clasico tentu akan sangat berpengaruh di laga ini. Pasalnya, berbeda dengan pelatih Real Madrid sebelum-sebelumnya yang belum pernah merasakan atmosfer El Clasico, Zidane tentu paham beban mental yang harus dihadapi anak asuhnya. Oleh karena itu, ada baiknya penggawa Madrid belajar dari seseorang yang pernah mengalahkan Barcelona empat kali itu.

11 Fakta El Clasico Yang Perlu Anda Tahu
11 Fakta El Clasico Yang Perlu Anda Tahu
11 fakta tentang El Clasico 1. Neymar dan Jese sama-sama mencetak satu gol di debut El Clasico mereka. Neymar lebih superior ketimba...
Diposting oleh
Unknown
11 fakta tentang El
Clasico
1. Neymar dan Jese sama-sama mencetak satu gol di debut El Clasico
mereka. Neymar lebih superior ketimbang Jese karena ia juga mencetak
satu assist di debutnya tersebut.2. Sejak musim 2008-09, Real Madrid mampu menang 2 kali dalam El Clasico di Bernabeu, Barcelona mampu menang lima kali.
3. Barcelona mampu menang 3 kali dalam 7 laga berbagai ajang dan kompetisi melawan tim yang ditangani Carlo Ancelotti. Sisanya imbang
3 kali dan kalah sekali. Kekalahan 0-1 itu terjadi pada Oktober 2004 dari AC Milan.
4. Diego Lopez tampil empat kali di Clasico. Dalam empat penampilannya tersebut, Real Madrid hanya sekali kalah.
5. Alexis Sanchez sudah tampiil sebanyak 5 kali di El Clasico. Ia sudah mencetak tiga gol dan dua di antaranya tercipta saat ia sebagai pemain pengganti.
7. Madrid kalah 7 kali dari 11 El Clasico terakhir. Sisanya menang 2 kali dan kalah 2 kali.
8. El Clasico sudah 8 kali tercipta di Liga Champions. Hasilnya, Real menang 2 kali, Barcelona 3 kali dan sisanya imbang.
9. Real Madrid selalu menang di 9 laga kandang terakhirnya baik La Liga atau Liga Champions.
10. Dari 10 penampilannya di El Clasico, Cristiano Ronaldo sudah mencetak 9 gol.
11.Barcelona selalu mencetak gol dalam 11 kali lawatannya ke Santiago Bernabeu di berbagai kompetisi. Terakhir kali mereka gagal mencetak gol adalah pada Oktober 2006 di ajang La Liga.

Enam Momen El Clásico Terbaik Sepanjang Sejarah
Enam Momen El Clásico Terbaik Sepanjang Sejarah
Laga akbar di pentas La Liga Spanyol akan segera digulirkan akhir pekan ini. Jutaan pasang mata akan bersiap fokus menuju layar kaca un...
Diposting oleh
Unknown
Ratusan laga klasik terebut pastilah menyisakan momen-momen indah, memalukan bahkan menyajikan momen kontroversial yang akan dirawat oleh ingatan pemirsa sepakbola di seantero dunia. Sid Lowe dari ESPN menuliskan momen-momen penting laga El Clasico. Berikut kami nukilkan untuk Anda. Selamat menyimak!
El Clasico 1916: Parade Gol yang Berujung Kontroversi
Saat kedua tim bertemu dalam laga semi-final Copa Del Rey pada 1916 pertandingan berjalan sangat alot dan belum mengenal sistem agregat gol. Pada leg pertama Barcelona mampu unggul sengan skor 2-1 dan di leg kedua Madrid mampu menghempasakan Barca dengan skor 4-1. Karena dalam dua leg tersebut kedua tim saling mengalahkan, jadilah partai ulangan digulirkan pada 13 April 1916.
Laga ulangan tersebut akhirnya berkesudahan 4-4 dan berlanjut di babak 2×15 menit. Sialnya, kedua tim main sama-sama ngotot ingin melaju ke final dan akhirnya berkahir dengan skor 6-6. Di kubu Madrid, salah satu pemainnya yang kini melegenda yaitu Santiago Bernabeu mencetak hattrick pada pertandingan tersebut dan Paulino Alcantara dari kubu Barca juga mencetak hattrick.
Komite wasit saat itu memustuskan untuk meminkan pertandingan ulangan (lagi) dua hari kemudian. Uniknya, pertandingan ulangan kedua tersebut lagi-lagi berakhir imbang 2-2 di waktu normal. Namun akhirnya Madrid mampu memenangkan dengan skor 4-2 di perpanjangan waktu. Saat itu, kubu Barca memprotes keputusan wasit yang kontroversial. Konflik mulai memanas.
“Aku menunda kepulanganku ke Filipina hanya untuk bermain di kejuaraan ini dan membawa Barclona menjuarainya. Namun, trik dari wasit Berraondo membuat kami kalah di laga ulangan,” kenang Paulino Alcantara yang ia tulis di buku memoirnya. “Kekalahan tersebut membuatku sangat sedih bahkan itu pertama kalinya aku kalah dan menangis tersedu-sedu seperti anak kecil,” sambung Alcantara.
El Clasico 1953: Kisruh Transfer Alfredo Di Stefano
Pemerintah Spanyol awalnya melarang perekrutan pemain asing sebelum akhirnya RFEF selaku badan tertinggi sepakbola di Spanyol menyarankan untuk Di Stefano bermain dua tahun untuk Madrid dan dua tahun untuk Barca. Namun, Barca menyerah dan sampai saat ini belum diketahui mengapa Barca melepaskan incarannya tersebut. Dua hari setelah Alfredo resmi membela Madrid, ia turut mencetak dua gol ke gawang Barca dalam laga klasik tersebut untuk membantu Madrid menang dengan skor 5-0. Setelah itu Alfredo Di Stefano melegenda di kubu Los Blancos karena mampu menghadirkan trofi Piala Champions lima kali berturut-turut bagi kubu ibukota tersebut.
El Clasico 1974: Kedatangan Johan Cruyff yang Mengubah Nasib Barcelona
Barcelona harus berpuasa 14 tahun untuk mencicipi gelar La Liga Spanyol. Dominasi duo Madrid (Atletico dan Real) membuat Barcelona memdatangkan super star dari Belanda yaitu Johan Cruyff dengan mahar enam juta guilder yang meruupakan transfer termahal saat itu. Kadatangan sang meneer dari Belanda membuat sejarah dengan menjadikan Barcelona juara La Liga dan pada saat laga EL Clasico, Johan Cruyff mencetak satu gol dan turut membantu memenangkan pertandingan dengan skor 5-0.
“Malam itu, aku mencoba mengerti arti rivalitas sebenarnya,” ungkap Johan.
EL Clasico 1994, 1995: Michael Laudrup yang Menikmati dua kali La Manita
La Manita, secara harfiah berarti tangan kecil. Namun dalam EL Clasico, La Manita adalah skor 5-0 dan merupakan ejekan kepada tim lawan sambil mengacungkan lima jari yang menandakan kemenagan dengan skor lima tersebut.
Michael Laudrup merupakan salah satu pemain yang bisa dibilang paling beruntung di dunia. Terlepas dari kontroversinya atas kepindahan langsung dari Barcelona menuju Madrid, Laudrup pernah merasakan membantai Real Madrid dengan skor 5-0 dan setahun setlahnya ia membantai Barcelona dengan skor yang sama, 5-0.
Seorang asisten pelatih di Real Madrid mengenang momen tersebut. ia saat itu bergegas menuju ruang ganti setelah kemenangan 5-0 tersebut dan melihat Laudrup sedang duduk sambil tersenyum. Laudrup berkata; “aku telah memenangkan pertandingan 10-0.”
El Clasico 2002: Kepala Babi untuk Luis Figo
Sebelum pertandingan, Figo memang sempat berujar bahwa ia sangat khawatir perihal orang-orang yang kelewat marah (para fans Barca) akan kehilangan akal dan kendalinya. Kekhawatirannya terjadi ketika ia memutuskan untuk mengambil tendangan penjuru saat pertandingan berlangsung.
Wasit Luis Medina Cantalejo akhirnya menghentikan pertandingan selama hampir 20 menit. Gerard Pique yang saat itu berada di tribun mengenang kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa “Seluruh penonton marah besar, emosi sangat sulit dikendalikan,” kenangnya seperti dikutip dari laman Goal. Akhirnya media massa Spanyol menamai “Derbi de la Verguenza” yang berarti “ Derby of Shame.”
El Clasico 2011: Magis Messi
Musim 2010/2011 menjadi penanda kedatangan Jose Mourinho pulang ke tanah Spanyol. Kini ia bukan pulang ke Barcelona yang pernah ia bela saat menjadi asisten Sir Bobby, melainkan menjadi pelatih kepala Real Madrid. Kedatangaan Jose Mourinho mampu membangkitkan rivalitas anatar Real Madrid Barcelona, Mou dan Pep, serta CR7 dan Leo Messi.
Pada musim tersebut, tercatat lima kali pertemuan antar Barcelona dan Real Madrid dengan rincian dua kali di kancah La Liga, satu kali di final Copa del Rey dan dua kali di semifinal Liga Champions Eropa. Lebih mengejutkan lagi, dalam kurun waktu 18 hari sejak 16 April 2011 hingga 3 Mei 2011, Real Madrid dan Barcelona harus bentrok sebanyak empat kali.
Kulminasi pertandingan klasik tersebut tersaji pada pertandingan 27 April 2011. Sepekan setelah CR7 memastikan trofi Copa singgah ke kota Madrid, kini giliran Messi menunjukkan magisnya dengan mencetak gol ajaib dari tengah lapangan.
Menerima umpan pendek Sergi Busquets, Messi berlari melewati Lass Diarra, Xabi Alonso, Sergio Ramos, Raul Albiol dan Marcelo sebelum akhirnya menaklukkan Iker Casillas. Gol yang diciptakan di Santiago Bernabeu tersebut adalah modal gol tandang bagi Barca untuk melaju ke final Wembley menghadapi Manchester United. Akhirnya, Barcelona mampu merengkuh gelar liga Champions Eropa untuk keempat kalinya beserta gelar La Liga di akhir musim 2010/2011 tersebut.

Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo, Siapa Lebih Cerdas?
Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo, Siapa Lebih Cerdas?
Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo, Siapa Lebih Cerdas? Siapa yang lebih cerdas dalam perbandingan Lionel Messi vs Cristiano Ronal...
Diposting oleh
Unknown
Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo, Siapa Lebih Cerdas?
Siapa yang lebih cerdas dalam perbandingan Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo? Menurut Xavi Hernandez, Messi Si Nomor 10 Barcelona lebih unggul dalam hal ini dibandingkan CR7 sang bintang Real Madrid. Selain itu Xavi juga menilai, Messi punya keunggulan lain sebagai pemain tim, bukan sebatas pemain yang melulu berurusan dengan mencetak gol.
Dalam delapan tahun terakhir, persaingan Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi tidak mengenal kata usai. Keduanya menguasai ajang Ballon d’Or. CR7 sudah memenangi gelar ini tiga kali, sementara Messi lima kali. Perdebatan pun tidak kunjung usai tentang siapa di antara keduanya yang benar-benar layak disebut sebagai terbaik.Kali ini, Xavi turut dalam pembahasan ini. Kepada The New Arab, ia mengungkap, “Ronaldo adalah pencetak gol, demikian pula Messi. Tapi, Messi merupakan pemain tim yang jauh lebih baik daripada Ronaldo.”
Saya pikir Messi adalah pemain terbaik di dunia. Dalam sepakbola ada dua elemen penting: kebugaran dan kecerdasan. Ronaldo sangat fit, tapi Messi memiliki kebugaran dan kecerdasan pula. Jadi, hal inilah yang membuat Messi lebih unggul.Tidak cuma membahas Messi semata, Xavi juga menilai peluang Barcelona juara Liga Champions musim ini cukup terbuka. Namun, Barca harus berhati-hati dengan tim-tim elite lain. Xavi menganggap, Real Madrid pun bisa bangkit dari keterpurukan di liga domestik ketika sudah tampil di Eropa.
“Tentu saja saya ingin Barcelona yang juara (Liga Champions). Merekalah yang paling mungkin juara, sejajar dengan Bayern Munchen dan PSG. Tapi tentu kita harus memperhatikan Real Madrid. Pasalnya, ketika mereka mendapatkan hasil tidak stabil di Liga Spanyol, Madrid biasanya bermain lebih baik di Liga Champions.”

Jelang El Clasico Misi Bale Menuntaskan Rasa Penasaran
Jelang El Clasico Misi Bale Menuntaskan Rasa Penasaran
Jelang El Clasico Misi Bale Menuntaskan Rasa Penasaran Madrid - Pertarungan kontra Barcelona jadi kesempatan Gareth Bale menun...
Diposting oleh
Unknown
Jelang El Clasico
Misi Bale Menuntaskan Rasa Penasaran
Madrid - Pertarungan kontra Barcelona jadi
kesempatan Gareth Bale menuntaskan rasa penasarannya. Bale belum pernah
mengalahkan Barca di liga, juga belum mencetak gol.
Bintang sepakbola Wales itu bergabung Madrid dari Tottenham Hotspur di musim panas 2013. Meski beberapa kali diganggu cedera, tapi Bale bisa dibilang cukup sukses usai mengemas 54 gol, 43 assist dalam 113 penampilannya sampai saat ini.
Dalam periode itu, Bale terhitung sudah lima kali bertarung di El Clasico melawan Barca di kompetisi domestik. Hasilnya pesepakbola berusia 26 tahun itu menderita empat kekalahan di liga dan hanya sekali menang di final Copa del Rey dua musim lalu.
Satu-satunya gol yang dibuat Bale ke gawang Barca ialah saat Madrid menang 2-1 di final Copa del Rey. Ketika itu, Bale berakselerasi dari garis tengah lapangan mengalahkan penjagaan Marc Bartra sebelum menjebol gawang Barca yang dikawal Jose Pinto.
Di akhir pekan ini, Bale bersama dua tandemnya: Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo akan diandalkan Madrid saat menyambangi Camp Nou, Minggu (3/4/2016) dinihari WIB. Bale berharap bisa berkontribusi untuk timnya untuk membalas dendam kekalahan 0-4 di awal musim ini.
"Musim lalu aku tidak bermain bahkan tidak mendekati potensiku," ucap Bale dalam konferensi pers yang dikutip AS. "Penting bagiku untuk terus bekerja keras, terus berjuang."
"Memang sulit bermain di luar negeri. Tapi aku sudah merasa lebih nyaman, lebih terlibat dalam tim di musim ini dan kupikir hal itu terlihat dalam banyak penampilan di atas lapangan."
Sepanjang musim ini, Bale sudah mendulang 15 gol dan 12 assist dalam 21 penampilan untuk Los Blancos.
(rin/krs)
Bintang sepakbola Wales itu bergabung Madrid dari Tottenham Hotspur di musim panas 2013. Meski beberapa kali diganggu cedera, tapi Bale bisa dibilang cukup sukses usai mengemas 54 gol, 43 assist dalam 113 penampilannya sampai saat ini.
Dalam periode itu, Bale terhitung sudah lima kali bertarung di El Clasico melawan Barca di kompetisi domestik. Hasilnya pesepakbola berusia 26 tahun itu menderita empat kekalahan di liga dan hanya sekali menang di final Copa del Rey dua musim lalu.
Satu-satunya gol yang dibuat Bale ke gawang Barca ialah saat Madrid menang 2-1 di final Copa del Rey. Ketika itu, Bale berakselerasi dari garis tengah lapangan mengalahkan penjagaan Marc Bartra sebelum menjebol gawang Barca yang dikawal Jose Pinto.
Di akhir pekan ini, Bale bersama dua tandemnya: Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo akan diandalkan Madrid saat menyambangi Camp Nou, Minggu (3/4/2016) dinihari WIB. Bale berharap bisa berkontribusi untuk timnya untuk membalas dendam kekalahan 0-4 di awal musim ini.
"Musim lalu aku tidak bermain bahkan tidak mendekati potensiku," ucap Bale dalam konferensi pers yang dikutip AS. "Penting bagiku untuk terus bekerja keras, terus berjuang."
"Memang sulit bermain di luar negeri. Tapi aku sudah merasa lebih nyaman, lebih terlibat dalam tim di musim ini dan kupikir hal itu terlihat dalam banyak penampilan di atas lapangan."
Sepanjang musim ini, Bale sudah mendulang 15 gol dan 12 assist dalam 21 penampilan untuk Los Blancos.
(rin/krs)

Langganan:
Postingan (Atom)